Memaknai Ilmu Pantun

Setiap yang kita lakukan itu tidak berhenti di salah satu titik, melainkan pasti ada kelanjutan-kelanjutan. Kelanjutan itu, sambungan itu, waktu dan seperti apa, sangat tergantung dengan pencapaian, ketelitian, kejelian seseorang. Jamaah harus mampu mengamalkan filosofi dari pantun, ilmu padi yang pengertian pribahasanya sudah akrab di tengah-tengah kita. Yakni, semakin berisi semakin menunduk.

Baca Selengkapnya


 Lele Minna wa Minkum

Jamaah Maiyah Dusun Ambengan, tepat pada momentum setahun kajian rutin Maiyahan, punya daya kejut yang menggetarkan para panggiat. Puji syukur dan salawat dikumandangkan. Ada desir dan kegembiraan, aneh serta asing, yang dirasakan jamaah. Kejutan itu, salah satunya adalah banyak unsur dan perwakilan masyarakat, terlibat untuk tampil di majelis Ambengan. Menguatkan dan mengukuhkan konsen Maiyah untuk […]

Baca Selengkapnya


 Saya Saiman

Maiyah Dusun Ambengan edisi Sabtu, 11 Juni 2016 malam menjadi permenungan dan upaya menikmati kehidupan pedesaan yang permai. Desa yang ramai oleh berbagai ritual keagamaan di bulan Ramadlan. Dari kegiatan menyiapkan menu berbuka dan makan sahur jamaah, Rumah Hati Lampung menjadi pusat aneka aktivitas yang benar-benar nyengkuyung dan menemukan esensi manusia dusun yang penuh toleransi dan semangat […]

Baca Selengkapnya


 Hardik-Harkit Nasib

Maiyah Dusun Ambengan, Sabtu, 14 Mei 2016 mendapat kehormatan. Selain jamaah rutin, rombongan dari Pengurus Pusat Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), ikut hadir. Termasuk perwakilan dari SBMI asal NTT dan Provinsi Lampung ikut memberikan sumbang saran terkait pentingnya membangun kesadaran bersama, sekaligus perhatian pada saudara-saudari kita yang merantau ke luar negeri. Bukan hanya itu, salah […]

Baca Selengkapnya


 Emansipasi La Raiba Fih

Komitmen Maiyah Dusun Ambengan, dengan mulai rutinnya menggelar Maiyahan setiap Sabtu malam pada minggu kedua setiap bulan, semakin kokoh menapak dan menunjukkan konsistensinya. Yaitu, mengusung tema-tema terkait masalah yang dihadapi masyarakat di perdesaan, sebagaimana tema-tema yang menyentuh kebutuhan dasar manusia seperti pangan, kesehatan, pendidikan, energi dari berbagai sisi, itu secara khusus diwasiatkan oleh Sifat Maiyah, Kiai Tohar. […]

Baca Selengkapnya