Mbok-mbok(an)

Warga di perdesaan mengenal, hanya perempuan-perempuan tangguh dan pilihtanding yang bisa dipanggil Simbok. Namun anak yang dianggap Mbok-mbokan, berada pada koordinat sebaliknya. Lemah, kurang teguh dan gigih ketika berjuang mewujudkan cita-citanya.

Baca Selengkapnya


 Pantun Pinuntun

Mengkaji “Pantun Pinuntun” bukan sebatas mencerecap apa yang sudah ada dan telah menjadi pemahaman publik untuk kemudian didedah ulang, menafsir kembali atau bahkan mendekonstruksi pemahaman yang sudah diketahui mengelabui khalayak. Menjauhkan dari Allah dan sejarahnya sendiri. 

Baca Selengkapnya