Mbok-mbok(an)

Warga di perdesaan mengenal, hanya perempuan-perempuan tangguh dan pilihtanding yang bisa dipanggil Simbok. Namun anak yang dianggap Mbok-mbokan, berada pada koordinat sebaliknya. Lemah, kurang teguh dan gigih ketika berjuang mewujudkan cita-citanya.

Baca Selengkapnya


 Memaknai Ilmu Pantun

Setiap yang kita lakukan itu tidak berhenti di salah satu titik, melainkan pasti ada kelanjutan-kelanjutan. Kelanjutan itu, sambungan itu, waktu dan seperti apa, sangat tergantung dengan pencapaian, ketelitian, kejelian seseorang. Jamaah harus mampu mengamalkan filosofi dari pantun, ilmu padi yang pengertian pribahasanya sudah akrab di tengah-tengah kita. Yakni, semakin berisi semakin menunduk.

Baca Selengkapnya